Uni Ban Pekanbaru akan tutup pada hari minggu tanggal 31 Maret 2013 dan akan kembali buka seperti biasa pada hari senin tanggal 1 April 2013.
Terima kasih atas perhatiannya.
Rabu, 27 Maret 2013
Jumat, 08 Februari 2013
Libur Imlek
Dalam rangka libur imlek Uni Ban Pekanbaru akan tutup pada tanggal 10 Februari 2013 dan akan kembali buka pada tanggal 11 Februari 2013.
Terima kasih.
Selasa, 08 Januari 2013
Jenis-Jenis Ban
Ada beberapa jenis ban yang perlu anda ketahui.
Ban Asimetris
Ban Asimetris adalah ban yang memiliki desain telapak yang tidak sama jarak antar kembangnya, jadi jarak antar kembangnya bisa saja berbeda-beda. Ban ini dibuat agar dapat mencengkram lebih baik pada kondisi jalan yang basah maupun kondisi jalan yang kering.
Ban Radial
Ban radial adalah sejenis desain ban otomotif. Rancangan ban radial pertama dipatenkan pada tahun 1915 oleh Arthur W. Savege, seorang produsen ban yang sukses dan seorang penemu di San Diego, California. Paten Savage telah kadaluarsa pada tahun 1949. Ban radial biasanya digunakan untuk mobil berpenumpang dan truk ringan dan jarang digunakan untuk kendaraan berat seperti tronton atau kendaraan berat lainnya. Ban radial memiliki konstruksi carcass cord membentuk sudut 90 derajat terhadap keliling lingkaran ban. Jadi dilihat dari samping konstruksi cord adalah dalam arah radial terhadap pusat atau crown dari ban. Bagian dari ban berhubungan langsung dengan permukaan jalan diperkuat oleh semacam sabuk pengikat yang dinamakan “Breaker” atau “Belt”. Ban Radial memiliki jalinan plycord yang membentang dari satu bibir ban ke bibir ban sampingnya. Jalinan antara Plycord juga di perkuat oleh sabuk kawat logam.
Desain ini selanjutnya dikembangkan dan dikomersialkan secara luas oleh Michelin pada tahun 1946
Ban Tanpa Tube
Ban tanpa tube (bahasa inggris: tubeless) adalah ban yang dirancang tanpa mempunyai ban dalam. Ban ini diciptakan sekitar tahun 1990. Ban tubeless adalah ban pneumatik yang tidak memerlukan ban dalam seperti ban pneumatik biasa. Ban tubeless memiliki tulang rusuk yang terus-menerus dibentuk secara integral ke dalam manik ban sehingga mereka dipaksa oleh tekanan udara di dalam ban untuk menutup dengan flensa dari velg roda logam.
Ban Bias
Ban bias adalah ban yang dibuat dengan susunan dua atau lebih benang yang melingkar dari bead ke bead dengan membentuk sudut 40 derajat hingga 65 derajat terhadap garis tengah lingkaran ban. Ban dengan struktur bias adalah yang paling banyak dipakai.
Sumber: Wikipedia
Kamis, 20 Desember 2012
Tutup 30 Desember 2012 - 1 Januari 2013
Uni Ban Pekanbaru akan tutup pada tanggal 30 Desember 2012 hingga tanggal 1 Januari 2013 dan akan kembali buka pada tanggal 2 Januari 2013.
Terima kasih atas perhatiannya.
Kamis, 15 November 2012
Dunlop SP Touring T1 (Adv)
Dunlop SP Touring T1 ban terbaru yang dikeluarkan oleh Dunlop dengan peningkatan performa keausan yang lebih baik dibanding ban sebelumnya (SP70e) dan desain pola telapak yang menunjukkan performa prima di jalan basah serta tingkat kebisingan yang rendah.
Dunlop SP Touring T1 diciptakan khusus bagi pengguna mobil penumpang ukuran kecil dan menengah yang mengutamakan kenyamanan dan keawetan (ekonomis).
Kelebihan SP Touring T1 dibandingkan dengan tipe ban sebelumnya yaitu SP70e adalah sebagai berikut:
- Performa keausan.
- Daya cengkram.
- Tingkat kebisingan.
Jumat, 02 November 2012
Apa itu Ban Bias?
Ban Bias adalah ban yang dibuat dengan susunan dua atau lebih benang yang melingkar dari bead ke bead dengan membentuk sudut 40 derajat hingga 65 derajat terhadap garis tengah lingkaran ban. Ban dengan struktur bias adalah yang paling banyak dipakai.
Sumber: Wikipedia
Sumber: Wikipedia
Senin, 15 Oktober 2012
Sistem Pemantauan Tekanan Ban
Sistem pemantauan tekanan ban (Tire-pressure monitoring system atau TPMS) adalah sebuah sistem elektronik yang dirancang untuk memonitor tekanan udara di dalam semua ban pneumatik pada mobil, pesawat, mesin pengangkat , forklift dan kendaraan lainnya. Sistem ini juga kadang-kadang disebut sebagai sistem indikasi tekanan ban (tire-pressure indication system atau TPIS). Sistem ini memberikan laporan tekanan ban secara nyata kepada pengemudi baik melalui layar maupun lampu peringatan lainnya.
Sumber: Wikipedia
Sumber: Wikipedia
Langganan:
Postingan (Atom)